{"id":2824,"date":"2026-04-10T05:44:17","date_gmt":"2026-04-09T22:44:17","guid":{"rendered":"https:\/\/amiindonesia.net\/?p=2824"},"modified":"2026-04-10T05:53:28","modified_gmt":"2026-04-09T22:53:28","slug":"misi-anugerah-dan-ketersembunyian-jalan-orang-pilihan-menjelang-parousia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/amiindonesia.net\/?p=2824","title":{"rendered":"\u201cMisi, Anugerah, dan Ketersembunyian: Jalan Orang Pilihan Menjelang Parousia\u201d"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"2824\" class=\"elementor elementor-2824\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-20fbc2e6 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"20fbc2e6\" data-element_type=\"container\" data-settings=\"{&quot;background_background&quot;:&quot;classic&quot;}\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5f6c4be4 elementor-widget elementor-widget-html\" data-id=\"5f6c4be4\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"html.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<canvas id=\"snowCanvas\" style=\"position:fixed; top:0; left:0; pointer-events:none; z-index:9999;\"><\/canvas>\n\n<script>\n(function() {\n    var canvas = document.getElementById('snowCanvas');\n    var ctx = canvas.getContext('2d');\n    var flakes = [];\n\n    function resize() {\n        canvas.width = window.innerWidth;\n        canvas.height = window.innerHeight;\n    }\n\n    window.addEventListener('resize', resize);\n    resize();\n\n    function createFlakes() {\n        for (var i = 0; i < 100; i++) {\n            flakes.push({\n                x: Math.random() * canvas.width,\n                y: Math.random() * canvas.height,\n                r: Math.random() * 3 + 1, \/\/ ukuran salju\n                d: Math.random() * 1 \/\/ kerapatan\/kecepatan\n            });\n        }\n    }\n\n    function draw() {\n        ctx.clearRect(0, 0, canvas.width, canvas.height);\n        ctx.fillStyle = \"white\"; \/\/ warna salju\n        ctx.beginPath();\n        for (var i = 0; i < flakes.length; i++) {\n            var f = flakes[i];\n            ctx.moveTo(f.x, f.y);\n            ctx.arc(f.x, f.y, f.r, 0, Math.PI * 2, true);\n        }\n        ctx.fill();\n        move();\n    }\n\n    function move() {\n        for (var i = 0; i < flakes.length; i++) {\n            var f = flakes[i];\n            f.y += Math.pow(f.d, 2) + 1;\n            f.x += Math.sin(f.y \/ 30);\n\n            if (f.y > canvas.height) {\n                flakes[i] = { x: Math.random() * canvas.width, y: -10, r: f.r, d: f.d };\n            }\n        }\n    }\n\n    createFlakes();\n    setInterval(draw, 30);\n})();\n<\/script>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b4c5101 e-con-full e-flex e-con e-child\" data-id=\"b4c5101\" data-element_type=\"container\" data-settings=\"{&quot;background_background&quot;:&quot;classic&quot;}\">\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4668e15b elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"4668e15b\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"color: #000000;\">20 Maret 2026<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7e66e428 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7e66e428\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">\u201cMisi, Anugerah, dan Ketersembunyian :\nJalan Orang Pilihan Menjelang Parousia\u201d<\/h2>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5182054 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"5182054\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/amiindonesia.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/20-Maret-2026-1024x576.png\" class=\"attachment-large size-large wp-image-2826\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/amiindonesia.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/20-Maret-2026-1024x576.png 1024w, https:\/\/amiindonesia.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/20-Maret-2026-300x169.png 300w, https:\/\/amiindonesia.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/20-Maret-2026-768x432.png 768w, https:\/\/amiindonesia.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/20-Maret-2026-1536x864.png 1536w, https:\/\/amiindonesia.net\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/20-Maret-2026.png 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d1f36f3 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"d1f36f3\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><strong>\u00a0<\/strong><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Akhir-akhir ini, saya berdoa agar kita semua dapat bergabung dalam barisan mempelai Yesus, karena saya merasakan bahwa kedatangan Yesus yang kedua (<\/span><em style=\"font-weight: inherit;\">Parousia<\/em><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">) sudah semakin dekat. Saya membimbing kita semua untuk masuk dalam barisan penuai dengan memotivasi melalui firman Tuhan, serta mendorong untuk berpartisipasi dalam pelayanan penginjilan dan misi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><\/p><p>Puji Tuhan, banyak yang telah bergabung, khususnya dalam program K-ABA, NK-ABA, dan J-ABA. Memasuki program-program ini tidaklah mudah, karena membutuhkan waktu, usaha, dan pengorbanan yang besar. Namun, syukurlah, semua peserta dengan sukarela memiliki hati misionaris oleh kasih karunia Allah yang besar.<\/p><p>Hal ini terjadi karena mereka telah memasuki barisan misionaris. Sungguh luar biasa, Yesus memberikan kasih karunia secara sepihak kepada mereka yang berkomitmen pada panggilan ini.<\/p><p>\u00a0<\/p><p>Kasih karunia apakah itu?<\/p><p>Yaitu kasih karunia yang juga diberikan kepada Ayub: kasih karunia takut akan Yehuwa (Yesus). Ini adalah kasih karunia \u201cperspektif elang,\u201d yaitu kemampuan melihat segala sesuatu dari sudut pandang Kerajaan Allah\u2014meliputi Dunia Atas, Dunia Ini, dan Dunia Atas.<\/p><p>Ini adalah kasih karunia:<\/p><ul><li>untuk menjadi miskin di hadapan Allah dan memiliki Kerajaan Surga (Matius 5:3,10),<\/li><li>untuk menjadi rendah hati dan lemah lembut melalui latihan penderitaan (Matius 5:3\u20135),<\/li><li>untuk mengakui kelemahan dan keterbatasan diri (Roma 7:24),<\/li><li>untuk takut akan Yehuwa dan memiliki pengetahuan yang benar (Amsal 1:7),<\/li><li>serta bertumbuh dalam hikmat (Amsal 9:10).<\/li><\/ul><p>Puji Tuhan, Yesus mengizinkan mereka yang menerima kasih karunia ini untuk terus bertumbuh dalam tim AMI.<\/p><p>Dalam Alkitab, tercatat 20 manfaat yang diberikan Tuhan kepada mereka yang takut akan Dia:<\/p><ol><li>Tuhan mengampuni segala dosa (Mazmur 103:3).<\/li><li>Tuhan menyembuhkan segala penyakit (Mazmur 103:3).<\/li><li>Tuhan menebus hidup dari jurang maut (Mazmur 103:4; Amsal 19:23).<\/li><li>Tuhan memahkotai dengan kasih dan belas kasihan (Mazmur 103:4).<\/li><li>Tuhan memuaskan dengan hal-hal yang baik (Mazmur 103:5; Amsal 19:23).<\/li><li>Tuhan memperbarui masa muda seperti elang (Mazmur 103:5).<\/li><li>Tuhan berbelas kasihan kepada yang takut akan Dia (Mazmur 103:13).<\/li><li>Tuhan menunjukkan kemurahan (Mazmur 103:13).<\/li><li>Tuhan memberi kasih setia kepada keturunan (Mazmur 103:17).<\/li><li>Tuhan melindungi dari bencana (Mazmur 91:7; Amsal 19:23).<\/li><li>Tuhan memberikan kekayaan, kehormatan, kebahagiaan, dan damai sejahtera (Amsal 3; 22:4; 31:30).<\/li><li>Tuhan memberikan umur panjang (Ulangan 11:9; Mazmur 91:16; Amsal 3:16; 4:10).<\/li><li>Tuhan menempatkan malaikat-Nya menjaga (Mazmur 34:7; 91:11).<\/li><li>Tuhan membuat segala sesuatu berjalan dengan baik (Ulangan 17:19\u201320; Pengkhotbah 8:12).<\/li><li>Tuhan memberikan pengetahuan (Amsal 1:7).<\/li><li>Tuhan memberikan hikmat (Mazmur 111:10; Amsal 9:10).<\/li><li>Hikmat lebih berharga dari emas (Amsal 16:16).<\/li><li>Tuhan memberikan hikmat seperti Salomo (Amsal 1\u20135).<\/li><li>Tuhan menjadi perlindungan dan benteng (Mazmur 91:2).<\/li><li>Tuhan melindungi dari wabah penyakit dan bahaya mematikan (Mazmur 91:3,7).<\/li><\/ol><p>Semua ini bukan karena mereka lebih baik atau lebih beruntung, melainkan karena misi. Misi harus digenapi.<\/p><p>Dalam Kitab Ayub, kita melihat bahwa Ayub menerima anugerah ini. Di tengah penderitaan yang sangat berat dan luka batin yang dalam, ia tetap takut akan Tuhan. Karena itu, Allah menganugerahkan kepadanya berkat-berkat tersebut, bahkan Berkat Ganda Ashre (Ayub 42:10\u201317).<\/p><p>Misi ini adalah penginjilan kepada orang-orang yang belum terjangkau, yang harus diselesaikan sebelum kedatangan Yesus yang kedua:<\/p><p>\u201cDan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia sebagai kesaksian bagi semua bangsa, dan sesudah itu barulah tiba kesudahannya.\u201d (Matius 24:14)<\/p><p>Korea Utara dan Jepang adalah ladang yang sangat sulit bagi Injil di zaman ini. Namun, misi ini telah dipercayakan kepada kita. Kita melangkah sedikit demi sedikit oleh kasih karunia Tuhan.<\/p><p>\u00a0<\/p><p>Seperti misi Ayub, ini bukan sesuatu yang dapat dicapai dengan kekuatan manusia. Ini adalah panggilan yang berat. Karena itu, kita membutuhkan anugerah dan berkat yang sama seperti yang diterima Ayub.\u00a0<span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Walaupun ketiga sahabat Ayub adalah orang percaya, mereka tidak menerima anugerah ini. Mengapa?\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Karena mereka tidak dipercayakan dengan misi.<\/span><\/p><p>Mereka tampak takut akan Tuhan, tetapi tidak selaras dengan-Nya. Tuhan menegur mereka:<\/p><p><i>\u201cAku marah terhadap engkau dan kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub.\u201d (Ayub 42:7)<\/i><\/p><p><i>\u00a0<\/i><\/p><p>Ini menunjukkan prinsip bahwa anugerah dan berkat tertentu diberikan secara khusus kepada mereka yang menerima misi.<\/p><p>Sepanjang sejarah gereja, prinsip ini tetap berlaku. Banyak orang yang menerima panggilan Tuhan juga menerima anugerah khusus untuk menjalankan misi tersebut.<\/p><p>Hal yang sama terjadi pada masa kini\u2014masa panen akhir zaman.\u00a0<span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Namun, sering kali Yesus menyembunyikan para misionaris-Nya. Ia tidak membuat mereka terkenal.<\/span><\/p><p>Mengapa?\u00a0<span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Untuk melindungi mereka dari kesombongan dan menjaga mereka tetap rendah hati. Ia mengizinkan mereka berjalan dalam kesendirian, agar mereka hanya memandang kepada-Nya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u00a0<\/span><\/p><p>Melalui penderitaan, Tuhan melatih mereka menjadi rendah hati dan lemah lembut:<\/p><p><i>\u201cBerbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah\u2026 berbahagialah orang yang lemah lembut\u2026\u201d (Matius 5:3,5)<\/i><\/p><p>Melalui proses ini, mereka memiliki \u201cperspektif elang,\u201d melihat segala sesuatu dalam terang Kerajaan Allah:<\/p><p><i>\u201cBerbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran\u2026\u201d (Matius 5:10)<\/i><\/p><p>Prinsip \u201cketersembunyian\u201d ini juga terjadi dalam pelayanan AMI.<\/p><p>Selama lebih dari 50 tahun, Yesus menyembunyikan saya. Setiap kali saya mulai terlihat atau dikenal, Dia merendahkan saya kembali. Setiap kali saya mencari pengakuan, Dia menjauhkan saya dari posisi tersebut.\u00a0<span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Saya berjalan dalam kesendirian.\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Akibatnya, pelayanan AMI juga berdiri sendiri, seperti organisasi yang terisolasi. Tidak ada dukungan dari individu, gereja, atau organisasi lain.\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Namun, oleh kasih karunia Tuhan, pelayanan ini tetap berjalan.\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ini bukan pekerjaan manusia.\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Yesus sendirilah yang memimpin pelayanan ini.\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Karena itu, kita tidak perlu khawatir.\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Yang harus kita lakukan adalah tetap rendah hati, lemah lembut, dan takut akan Tuhan:<\/span><\/p><p>\u201cBerbahagialah orang yang lemah lembut\u2026\u201d (Matius 5:5)<\/p><p>Ketika kita hidup demikian, Tuhan akan menghasilkan buah yang berlimpah melalui misi kita, khususnya dalam penginjilan kepada Korea Utara dan Jepang:<\/p><p>\u201cAkulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya\u2026\u201d (Yohanes 15:5)<\/p><p>\u00a0<\/p><p>Pada akhirnya, hanya Yesus yang menerima segala kemuliaan:<\/p><p>\u201cKepada-Nyalah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus sampai selama-lamanya! Amin.\u201d (Efesus 3:21)<br \/><br \/>Oleh: Ps. Thomas Hwang<\/p><p>\u00a0<\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>20 Maret 2026 \u201cMisi, Anugerah, dan Ketersembunyian : Jalan Orang Pilihan Menjelang Parousia\u201d \u00a0Akhir-akhir ini, saya berdoa agar kita semua dapat bergabung dalam barisan mempelai Yesus, karena saya merasakan bahwa kedatangan Yesus yang kedua (Parousia) sudah semakin dekat. Saya membimbing kita semua untuk masuk dalam barisan penuai dengan memotivasi melalui firman Tuhan, serta mendorong untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"elementor_canvas","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"disabled","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2824","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kolom-epistolari"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2824"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2824\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2838,"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2824\/revisions\/2838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/amiindonesia.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}