2 Januari 2026

Lebih dari Sekadar Berkat: Menemukan Makna Ashre dan Makarios di Tahun 2026

"Berkat yang sejati bukan sekadar tentang apa yang kita miliki di tangan, melainkan tentang 'Ashre' dan 'Makarios'—perkenanan Tuhan yang utuh atas tubuh, jiwa, dan roh kita."

kuasa kekayaan kehormatan


Tahun baru 2026 telah tiba. Kita bersyukur atas kasih karunia Yesus yang dicurahkan kepada kita sepanjang tahun 2025. Meskipun kita tidak layak menerima kasih karunia ini, Yesus memberikannya kepada kita secara sepihak. Kita tidak pantas menerima kasih karunia ini, tetapi Yesus menawarkannya kepada kita secara sepihak. Kita tidak dapat berkata apa-apa. Kita semua berhutang kepada kasih karunia Yesus ini. Kita akan terus berhutang di tahun baru 2026. Tidak ada cara bagi kita untuk membalas kasih karunia yang tak terbatas ini.

Melalui kasih karunia ini, Yesus menganugerahkan kepada kita banyak berkat, yaitu berkat tubuh, jiwa, dan roh. Saya dengan sungguh-sungguh berdoa agar kita semua terus dikaruniai tiga rangkaian berkat tubuh, jiwa, dan roh di Tahun Baru. Alkitab menyertakan berbagai kata dalam mengungkapkan makna ‘berkat’. Setidaknya ada tiga jenis berkat dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

tabel berkatTiga ungkapan untuk ‘berkat’ dalam Perjanjian Lama adalah sebagai berikut, ditulis dalam bahasa Ibrani: (1) ASHRE (אַשְׁרֵי), (2) PIEL (פִּעֵל), dan (3) BERAKAH BERAKAH (בְּרָכָה). Demikian pula, berkat-berkat yang tercantum diungkapkan dalam bahasa Yunani dalam Perjanjian Baru seperti berikut: (1) MAKARIOS (μακάριος), (2) ENERGEÓ (ἐνεργέω) dan (3) EULOGEO (εὐλογέω). Para penerjemah Alkitab menafsirkan semua kata ini hanya sebagai ‘berkat’. Dengan demikian, orang dapat dengan mudah berpikir bahwa semua berkat ini memiliki arti yang sama. Namun, dengan memeriksa kata aslinya, kita tahu pasti bahwa arti dari berkat-berkat tersebut berbeda.

Dengan kata lain, itu memang berkat, tetapi terdiri dari makna yang berbeda. Mari kita lihat bagaimana perbedaannya. Mari kita perhatikan lebih dekat tiga berkat yang ditemukan dalam Perjanjian Lama. Pertama, berkat (1) ASHRE, yang sering digunakan untuk mewakili ‘berkat tiga kali lipat’. Ini adalah berkat tertinggi (Mazmur 1:1-2, 32:1-2), yang diberikan kepada tubuh, jiwa, dan roh, semuanya sekaligus. Ini adalah berkat yang sering digunakan untuk ‘murid’, ‘sisa’, dan ‘calon mempelai perempuan’.

 

Berkat kedua dalam Perjanjian Lama adalah (2) berkat PIEL, yang sering merujuk pada berkat ‘kekuasaan, kekayaan, dan kehormatan’ (Kejadian 12:2, Ulangan 28:2, Ayub 1:10). Terakhir, berkat ketiga adalah (3) berkat BERAKAH. Ini terutama mewakili ‘berkat materi’ (Kejadian 39:5; Maleakhi 3:10).

Mari kita lanjutkan ke tiga berkat dalam Perjanjian Baru. Berkat pertama adalah (1) berkat MAKARIOS (Matius 5:3-12, 13:16, 16:17, 24:46; Lukas 1:45; Wahyu 19:9, 20:6). Berkat ini setara dengan berkat ASHRE dalam Perjanjian Lama, ‘berkat tiga kali lipat’ yang diberikan kepada tubuh, jiwa, dan roh, semuanya sekaligus. Ini adalah berkat tertinggi dan berkat bagi ‘calon mempelai perempuan’.

Berkat kedua adalah (2) berkat ENERGEÓ (Kisah Para Rasul 3:25, Galatia 3:8). Ini hanya mewakili ‘berkat kudus’ (berkat rohani). Selain itu, berkat ketiga (3) EULOGEO (Galatia 3:9; Efesus 1:3) secara umum mewakili ‘berkat kudus’ (‘berkat rohani’). Kita menyadari bahwa ada beragam konsep ‘berkat’ menurut kata aslinya.

Saat Tahun Baru dimulai, baik orang percaya maupun non-percaya saling bertukar salam seperti ini: “Selamat Tahun Baru dengan banyak berkat”. Saya pun ingin memberi salam dengan cara yang sama. Namun, salam kami berbeda dari orang-orang di dunia. Apa perbedaannya? Salam kami adalah berkat agar Anda dapat menerima ‘berkat ASHRE’ dan ‘berkat MAKARIOS’.

Saat kita menyambut tahun baru, saya berdoa agar seluruh tim AMI dan para pembaca menerima berkat-berkat tersebut, yaitu ‘berkat ASHRE’ dan ‘berkat MAKARIOS’, tanpa terkecuali. Inilah salam tahun baru saya untuk semua orang. Saat kita memulai tahun baru, saya ingin berbagi ‘seri berkat’ melalui kolom-kolom tulisan. Marilah kita menunggu pengajaran Roh Kudus (Yohanes 14:26) sambil berdoa.


By. Ps Thomas Hwang


Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *